Now playing

Rate this item
(0 votes)

PILKADA BERLANGSUNG DITENGAH PANDEMI, KPU LAMONGAN OPTIMIS PARTISIPAN PEMILIH JUGA TINGGI

Published November 23, 2020
PrameswaraFM Lamongan - Pelaksanaan pilkada serentak tinggal menghitung hari. Dinas komunikasi dan informatika (KOMINFO) Provinsi Jawa Timur menggelar radio talkshow dengan mengambil tema “Peran pemerintah daerah dalam menyukseskan pilkada serentak 2020" pada Senin(23/11/2020).

Divisi sosialisasi, pendidikan pemilih, partisipasi masyarakat dan SDM, KPU Kabupaten Lamongan Khoirul Anam, saat menjadi narasumber talkshow di radio Prameswara mengatakan, meskipun wabah pandemi Covid-19 ini belum berakhir dan belum ada yang tau sampai kapan akan berakhir, KPU Kabupaten Lamongan tetap akan menggelar pilkada karena memang sudah menjadi aturan dari KPU RI.

" Kami di KPU Lamongan sebagai instrumen penyelenggara, hanya bisa tunduk dan patuh pada kepastian hukum perundang-undangan dalam hal ini terkait pilkada yang diputuskan KPU RI, dengan target Nasional angka partisipan pemilih sebesar 77,5%," terang pria yang akrab disapa Anam ini.

Anam juga mengungkapkan, untuk target partisipan pemilih di kab. Lamongan sendiri KPU menargetkan sebesar 61% partisipan pemilih namun akan di breakdown lagi ketingkatan desa, sehingga mendorong PPK untuk terus mensosialisasikan hingga ketingkat desa.

" Target 61% dari angka partisipan dan yang mejadi perhatian adalah wilayah basis nelayan seperti Brondong dan Paciran, wilayah perantauan seperti Sekaran, Karangbinangun, Deket dan Babat yang banyak keluar kota serta wilayah Solokuro dan sekitarnya yang menjadi basis TKI," ungkapnya kepada radio Prameswara.

Ditambahkan oleh Anam, untuk para pemilih nantinya sudah disiapkan regulasi mulai dari saat pemilih datang ke TPS hingga kembali kerumah masing-masing.

" Pemilih sebelum datang ke TPS harus menggunakan masker dan membawa bolpoin sendiri untuk mengisi daftar hadir, kemudian saat di TPS juga sudah disediakan peralatan protokol seperti handsanitizer dan tempat cuci tangan," tambahnya.

Saat di TPS nantinya para pemilih juga diberi sarung tangan dan bilik suara pun akan rutin disemprot cairan disinfektan saat selesai digunakan.

Sementara itu M. Rois kabid kajian strategis Bakesbangpol Kabupaten Lamongan menambahkan, pihaknya juga telah melakukan berbagai sosialisasi dengan stakeholder terkait dan para parpol pengusung serta masyarakat, tentang pemilu damai sehingga pemilu tetap akan dilaksanakan ditengah pandemi covid-19 saat ini.

"Bakesbangpol rutin melakukan sosialisasi, serta akan dilakukan deklarasi Pemilu sehat sebagai wujud sosialisasi kepada masyarakat bahwa pemilu ini harus tetap dilaksanakan dalam masa pandemi," tambahnya.

Rois juga berharap nantinya pilkada di lamongan berlangsung aman dan damai sesuai slogan pilkada yakni 2020 lamongan ayem tentrem.

" Semoga pilkada nanti berlangsung aman dan damai, perbedaan pilihan bukan alasan permusuhan karena kita semua adalah saudara, sehingga terwujud pilkada yang ayem, tentrem dan sehat di Kabupaten Lamongan," pungkasnya. (Fath)
Read 103 times