" />
" /> Sekitar Lamongan

Now playing

Sekitar Lamongan

Sekitar Lamongan (182)

PrameswaraFM Lamongan - Sebagai wujud bakti kepada rakyat di daerah terpencil, Kodim 0812 Lamongan melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 di Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

Lewat bantuan TMMD ke-109 telah merampungkan pembangunan yang dikerjakan secara bertahap dan gotong royong sejak 2016 silam atas inisiatif pemerintah desa setempat, dengan membuat jalur pipanisasi sepanjang 950 meter sebagai saluran irigasi yang ditunjang dengan bak pembagi air yang bisa mengaliri lahan persawahan di sisi selatan dan utara desa yang berasal dari embung desa untuk bercocok tanam.

Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf. Sidiq Wiyono mengatakan, TMMD adalah suatu bentuk bakti TNI kepada rakyat dalam membantu percepatan pembangunan di daerah tertinggal. Desa yang mayoritas penduduknya petani ini, merasa resah kala musim kemarau tiba.

“Pertimbangannya karena Tebluru ini merupakan daerah yang terpencil, sehingga efek dari kegiatan TMMD ini dapat dirasakan akan sangat bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” Ujar Letkol Sidik.

Letkol Inf Sidik Wiyono juga mengungkapkan apresiasinya kepada pemerintah Kabupaten Lamongan yang telah mendukung program TMMD dengan sasaran yang telah direncanakan.

Sementara itu, Bupati Lamongan Fadeli mengaku, biaya kegiatan selama pelaksanaan kegiatan di TMMD ini jika dikontraktualkan melalui pemerintah bisa mencapai 2,2 miliar rupiah lebih.

Namun melalui TMMD, biaya tidak sampai 2 miliar rupiah. Sehingga, nilai dari sisi pembangunan fisik, pemerintah daerah kurang dari seratus persen, tetapi berkat TMDD ini lebih dari seratus persen.

“Antusiasme masyarakat sangat besar sekali terhadap pembangunan ini, saya sampaikan terimakasih kepada seluruh jajaran TNI, tokoh masyarakat, warga desa yang turut membangun jalannya program ini. semoga sangat membantu warga desa Tembluru dan sekitarnya,” ungkap Bupati Fadeli saat membuka TMMD ke-109 di Desa Tebluru (22/09/2020).

Bupati Lamongan Fadeli dalam kesempatan tersebut, juga tidak henti-hentinya terus mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap mentaati dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Komandan Korem (Danrem) 082/CPYJ. Mojokerto, Kolonel Inf Muhammad Dariyanto yang hadir diacara tersebut menjelaskan bahwasanya pemilihan sasaran desa yang mendapat bantuan dari program TMMD tidaklah asal-asalan, namun merupakan hasil dari survey yang telah dilakukan sebelumnya oleh Babinsa dengan bantuan Babinkamtibnas masing-masing desa.

Lebih jauh, Danrem menjelaskan, teknis sasaran TMMD fisik dan non fisik TMMD ada prajurit yang di tempatkan dirumah warga dengan total 35 dengan membawa Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang akan diserahkan kepada tuan rumah, yang diharapkan mampu membantu masyarakat dalam hal perekonomian.

Selain program pembangunan oleh TMMD, juga telah dilakukan normalisasi saluran air sepanjang 596 meter serta pengerukan embung oleh Dinas Sumber Daya Air. Pembangunan rumah isolasi bagi warga setempat yang terpapar corona, Bedah rumah sebanyak 15 unit oleh Dinas Perkim, pemeliharaan gampang oleh Dinas PU Bina Marga, rehabilitasi lapangan voli dari dukungan dana desa setempat dan bantuan paket peralatan sekolah.(Fath)
PrameswaraFM Lamongan - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan mengembalikan uang sitaan hasil korupsi dana hibah Pilkada tahun 2015 KPU Lamongan kepada Pemerintah Daerah.

Kepala Kejari Lamongan, Agus Setiadi mengatakan, dana hibah itu diberikan langsung kepada Pemerintah Daerah melalui Plt Sekretaris Daerah Lamongan, Heri Pranoto di Aula Kejari Lamongan, Jalan Veteran, Senin (21/09/2020).

Kejari Lamongan melakukan eksekusi uang pengganti terhadap terpidana Irwan Setyadi mantan bendahara KPU Lamongan, dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan penggunaan dana hibah Pilkada serentak tahun 2015 oleh KPU Lamongan yang merugikan keuangan negara senilai Rp 1.201.730.993.18

Agus menjelaskan, pengembalian uang sitaan itu karena perkara terkait kasus korupsi tersebut sudah inkracht dan kasus sudah terselesaikan.

“Kita mengeksekusi uang pengganti terhadap perkara dugaan korupsi oleh KPU Lamongan pada 2015 lalu, jadi perkara sudah tuntas, dan kita juga sudah memberi uang pengganti ke negara,” terangnya.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Surabaya, terdakwa Irwan Setyadi divonis 1 tahun 7 bulan penjara, denda Rp 50 juta, subsider 1 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

Sementara itu, Plt Sekda Lamongan Heri Pranoto mengatakan, dana hibah tersebut sesuai dengan ketentuan yang ada akan dimasukkan ke dalam kas daerah. Rencananya, uang yang telah diterima itu akan diperuntukkan untuk biaya penanggulangan wabah Virus Corona (Covid-19) di Lamongan.

"Tentunya uang ini akan kami gunakan untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Khususnya untuk penanganan Covid-19," jelasnya. (Fath)
PrameswaraFM Lamongan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan menggelar Launching Pilkada Serentak Lanjutan 2020, pemilihan Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Lamongan di pendopo Lokantara Pemkab Lamongan, Sabtu (19/9/2020). Acara launching yang digelar pukul 19:00 WIB malam tersebut, dimeriahkan oleh artis ternama Jawa Timur, yakni Gery Mahesa dan Lala Widi.

Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Lamongan Fadeli, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono, Kapolres Lamongan AKBP Harun, perwakilan dari Kajari Lamongan, Plt Sekda Lamongan Herry Pranoto, Komisioner KPU Jatim Divisi teknis Ikhsan Qoriawan, Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali dan Ketua Bawaslu Lamongan Miftahul Badar serta perwakilan dari Partai Politik dan LSM yang ada di Lamongan.

Mengusung Tagline #2020 Pemilu Lamongan ayem tentrem, KPU Lamongan memiliki tekad untuk mewujudkan pemilu di Lamongan dengan situasi aman dan damai.

Pada Launching tersebut, KPU juga memperkenalkan maskot “Si Momi” (Lamongan Memilih) dan jingle KPU Lamongan.

Ketua KPU Lamongan Mahrus Ali dalam sambutannya menerangkan, pemilihan serentak lanjutan pemilihan bupati dan wakil bupati Lamongan Tahun 2020 ini penyelenggaraanya harus patuh pada protokol kesehatan.

“Pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang dalam pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020, mari bersama-sama menjadi menjadi pelopor Pilkada damai dan patuh protokol kesehatan,” terang Mahrus.

Sementara itu Bupati Lamongan Fadeli menjelaskan, penyelenggaraan pemilihan kepada daerah (Pilkada) tahun ini dengan adanya Covid-19, pilkada yang sebelumnya akan terselenggara pada 9 September mundur menjadi tanggal 9 Desember 2020.

“Dengan adanya pandemi Covid-19 pada saat Pilkada nantinya harus benar-benar mematuhi protokol kesehatan,” ujar Fadeli.

Fadeli juga meminta kepada KPU Lamongan harus terus melaksanakan sosialisasi dalam setiap pentahapan dalam Pilkada serentak tahun 2020. Dimana dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 nantinya tidak menjadi klaster baru dalam penyeberan Covid-19.

Hal yang sama juga diungkapkan Komisioner KPU Jatim Divisi Teknis Ikhsan Coriawan, penyelenggara pemilihan harus benar-benar menjaga agar tidak menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19. Ia mengatakan bahwa saat ini ada beberapa komisioner KPU pusat yang sedang isolasi mandiri.

Ikhsan juga meminta KPU Lamongan berkewajiban untuk mensosialisasikan kepada masyarakat disetiap pentahapan pemilihan Bupati dan wakil Bupati di Lamongan tahun 2020.

“Dimana Lamongan terdapat tiga bakal pasangan calon yang akan maju dalam kontestasi pilihan bupati, dan kemarin ada perubahan pasangan dari paslon jalur independen atau perseorangan,” terangnya. (Fath)
PrameswaraFM Lamongan – Guna menegakkan aturan pentingnya penggunaan masker dan penerapan protokol kesehatan untuk menekan angka penyebaran Covid-19, petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri dibantu Satpol PP, melakukan razia kepada masyarakat dan pengendara kendaraan bermotor yang melintas dan tidak memakai masker.

Dalam razia yang digelar di Jalan Basuki Rahmat pada tersebut, ratusan pengendara kendaraan yang melintas pun terjaring razia, petugas sedikitnya menindak 17 pengendara yang tidak memakai masker.(14/09/2020)

Para pelanggar yang terkena razia langsung mengikuti sidang ditempat dengan denda minimal Rp 10 ribu dan maksimal Rp 50 juta atau kurungan penjara 3 hari.

Ketua Pengadilan Negeri Lamongan, Raden Ari Muladi, mengatakan, razia masker ini diharapkan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Lamongan, juga menindaklanjuti peraturan Gubernur Jawa Timur terkait pelanggaran protokol kesehatan.

“ Untuk sosialisasi dan penindakan, kita melakukan sidang bagi pengendara yang tidak menggunakan masker,” terang Ari.

Razia seperti ini akan terus di lakukan di beberapa titik di Lamongan setiap harinya sebagai upaya pencegahan penyebaran covid 19.

Dalam razia tersebut juga di pantau langsung oleh Bupati Lamongan, Kapolres Lamongan dan Ketua Kejaksaan serta Ketua Pengadilan Negeri Lamongan. (Fath)