" />
" /> Sekitar Lamongan

Now playing

Sekitar Lamongan

Sekitar Lamongan (182)

PrameswaraFM Lamongan - Dua Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) yang sempat melalui beberapa tahapan pembahasan, akhirnya disahkan. Kedua Raperda tersebut, yakni Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan Paciran dan Raperda tentang Rencana Pembangunan Industri Kabupaten Lamongan Tahun 2020-2040.

Raperda RDTR Paciran dan Pembangunan Industri tersebut resmi ditandatangani oleh Bupati Lamongan, Fadeli dan Pimpinan DPRD Lamongan, dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD Lamongan, Senin (28/9/2020).

Dalam sambutannya, Bupati Fadeli mengungkapkan bahwa dengan disetujuinya 2 Raperda ini, maka peran aktif Pemerintah Kabupaten Lamongan dan DPRD Lamongan sangat besar, mengingat dalam pelaksanaannya diperlukan adanya pembinaan dan pengawasan yang intensif, sehingga dapat dilaksanakan secara optimal.

“Dua Raperda ini sangat penting sebagai pedoman bagi peran serta masyarakat dalam pembangunan industri unggulan di Kabupaten Lamongan,” ungkap Fadeli.

Sebagai langkah awal setelah disetujuinya kedua Raperda tersebut, Bupati Fadeli menyatakan bahwa Pemkab Lamongan akan segera mengirimkan Raperda dimaksud kepada Gubernur Jawa timur untuk dievaluasi, sehingga kedua Raperda ini dapat segera ditetapkan dan diundang-undangkan untuk dijadikan landasan operasional dalam penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bersama pada hari ini dapat membawa Lamongan yang lebih maju dan sejahtera,” harap Fadeli.

Selain itu, keseluruhan substansi yang diatur dalam Raperda RDTR Paciran dan Pembangunan Industri ini telah disandingkan dan disesuaikan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lamongan Tahun 2020-2040.(Fath)
PrameswaraFM Lamongan - Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan (Dinkes Lamongan), secara rutin menggelar pembinaan dan pendamping Pos Kesehatan Pondok Pesantren (poskestren) agar memiliki keyakinan dan bekal untuk menghadapi pandemi Covid-19.

"Pertemuan ini sebagai upaya agar mereka memiliki keyakinan dan punya bekal untuk menghadapi Covid-19 ini sampai kapan. Artinya agar menjadi pondok pesantren (ponpes) tangguh," ujar Kepala Dinkes Lamongan dr Taufik Hidayat, usai berikan pembinaan pendamping poskestren di Aula Dinkes Lamongan, Kamis (24/09/2020).

Pembinaan tersebut, menurut dr Taufik, juga karena adanya mobilitas dan kerumunan di seluruh pondok pesantren yang berpotensi terjadinya penularan dan penyebaran Covid-19.

"Dengan adanya potensi tersebut, pondok pesantren kembali dibekali selama 4 hari ini. Walaupun kemarin sudah keliling ke pesantren tangguh, tetapi ini lebih spesifik dibekali dan juga didampingi oleh puskesmas," terangnya.

dr Taufik berharap, dengan adanya pembinaan ke poskestren, maka petugas yang didampingi oleh Puskesmas bisa menegakkan protokol kesehatan, melindungi yang beresiko dan mengerti cara penanganan jika terdapat santri yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Jangan sampai proses pondok pesantren mati karena Covid-19, tetapi jadikan Covid-19 sebagai ilmu di pondok yang menjadi bekal sampai ke depan karena Covid-19 kapan berakhir tidak ada yang tahu," harapnya.

Ditambahkan oleh dr Taufik, pembinaan dengan pendamping poskestren bukanlah bagian dari respon munculnya klaster santri pondok pesantren di Lamongan.

"Sebenarnya pembinaan ini sudah kami lakukan secara rutin sebelum adanya Covid-19. Hanya saja sekarang lebih fokus pada Covid-19," pungkasnya.(Fath)
PrameswaraFM Lamongan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamongan menggelar pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan calon wakil bupati dalam Pilkada serentak 2020, di Gedung Sport Center Lamongan Jl. Basuki Rahmat, Kamis (24/9/2020).

Hal berbeda terlihat dalam pengambilan nomer undian kali ini, pengambilan dilakukan dengan sangat memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Yang dapat mengikuti secara langsung pun dibatasi dari masing masing paslon dan tamu undangan yang ada didalam gedung tidak lebih dari 50 orang. Sedangkan awak media untuk peliputan, disediakan TV layar lebar diluar gedung.

Dalam pengundian nomor urut itu, cawabup mengambil undian untuk urutan pengambilan nomor. Sedangkan cabup mengambil undian untuk nomor urutan pasangan calon.

Keputusan tersebut tertuang pada lampiran keputusan KPU nomor 246/PL.02.2-KPT/3524/KPU-KAP/IX/2020 tentang penetapan nomor urut dan daftar pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam pemilihan serentak lanjutan bupati dan wakil bupati Kabupaten Lamongan tahun 2020.

Ketua KPU Kabupaten Lamongan Mahrus Ali mengatakan pelaksanaan pengundian nomor urut berjalan lancar sesuai dengan protokoler kesehatan.

”Hari ini kita melakukan pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati, nomor urut ini merupakan citra diri yang dapat digunakan para paslon untuk berkampanye kepada masyarakat. Nama dan nomor urut pasangan calon akan menjadi dasar untuk menyiapkan logistik dan sosialisasi,” ujar Mahrus usai pengundian nomor urut.

Pemilihan serentak lanjutan bupati dan wakil bupati Lamongan tahun 2020, menurutnya dapat terselenggara dengan baik berkat dukungan seluruh elemen masyarakat. Perlunya sinergi untuk menghadirkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas serta menjunjung prinsip-prinsip jujur, adil dan patuh terhadap protokol kesehatan serta sesuai dengan slogan Pilkada Lamongan “2020 Lamongan Ayem Tentrem”.

Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan pakta integritas penerapan protokol kesehatan oleh Bupati Fadeli bersama jajaran Forkopimda yang diikuti oleh para paslon cabup-cawabup.

Selain itu juga dilakukan penyerahan Maklumat Kapolri yang diserahkan oleh Kapolres Lamongan AKBP Harun kepada para paslon yang disaksikan oleh Bupati Fadeli.

Kapolres Lamongan AKBP Harun mengatakan, Kabupaten Lamongan salah satu daerah yang rawan terjadinya kerusuhan dalam Pilkada.

“Kita sudah menyiapkan segala sesuatunya untuk mengantisipasi kemingkinan-kemungkinan yang akan terjadi,” terang AKBP Harun.

Hasilnya, KPU menetapkan Suhandoyo-Astiti Suwarni dengan nomor urut 1, Yuhronur Efendi-KH Abdul Rouf nomor urut 2, dan Kartika Hidayati-Sa’im nomor urut 3.(Fath)
PrameswaraFM Lamongan - Pengundian Panen Hadiah Simpedes Periode I 2020 BRI Cabang Lamongan, berlangsung secara tertutup dan sederhana namun tidak meninggalkan kesan khitmat dalam pelaksanaannya. Hal ini terbukti dengan para tamu undangan yang datang pun dibatasi dan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat pada Rabu (23/09/2020).

Robinson Hiri Pati, Manajer Pemasaran Mikro BRI Kanca Lamongan mengungkapkan, untuk para saksi yang hadir dari pihak Notaris, Kapolsek Lamongan kota, Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur dan Dinas Sosial Kabupaten Lamongan.

“Sesuai dengan protokol kesehatan dan protokol bisnis dari Kemensos serta arahan dari kanwil BRI, kami hanya boleh mengundang paling banyak 6 nasabah perwakailan dan para saksi dengan tidak mengurangi makna dari pengundian,” ungkapnya.

Disampaikan oleh Robinson, Untuk hadiah pengundian kali ini mencapai total Rp.635.000.000.

“Untuk pengundian kali ini total hadiah 635 juta dengan rincian hadiah 4 Unit LED TV 22’’, 22 sepeda motor, 1 unit mobil pick up dan Grand Prize 1 unit mobil Ertiga,” imbuhnya.

Robinson Juga mengucapkan selamat kepada para pemenang, dan untuk proses pengambilan hadiah bisa diambil di BRI unit masing-masing.

“Untuk nasabah bisa datang ke BRI unit masing-masing dengan membawa buku tabungan dan KTP dan untuk selanjutnya akan dilengkapi dengan berita acara,”terangnya.

Ditambahkan oleh Robinson, untuk PHS periode II 2020 akan di undi antara bulan Maret atau April 2021.

“Untuk PHS periode II itu simpanan yang mengendap dari bulan September hingga Februari, jadi dalam satu tahun akan ada dua kali pengundian,”pungkasnya.

Untuk informasi, BRI sendiri memiliki 32 wilayah kerja pelayanan yang tersebar di seluruh Lamongan, dimana untuk unit terjauh berada di Sukorame dan wilayah pantura seperti Paciran dan Brondong. (Fath)