Now playing

Ragam

Ragam (10)

Dalam rangka memperingati hari Kemerdekaan RI ke 74, Alumni SMA Surabaya Bersatu melakukan serangkaian kegiatan.

Dimulai tanggal 11 Agustus 2019, sebagai rasa syukur atas legalisasi perkumpulan Alumni SMA Surabaya Bersatu yang disingkat dengan ASSB oleh Notaris Sonya Natalia, SH yg berkantor di Jl. Darmokali 14 Surabaya, pada tanggal 1 Agustus 2019 lalu, pengurus ASSB berhajat pada acara Idul Adha/Qurban 1440H yang jatuh pada tanggal 11 Agustus 2019 untuk bakti sosial dalam bentuk kambing qurban dan donasi baju bekas layak pakai ke pondok pesantren Raudhatul Hikmah Ringin Anom Gresik pimpinan Ustadz Bashori.

Dalam kegiatan tersebut terkumpul dana yang cukup untuk membeli 4 kambing ditambah 2 kambing qurban atas nama pribadi, dan puluhan baju anak bekas layak pakai. Acara dimulai pk 11.00 dengan melihat proses pemotongan dan pembagian hewan qurban yang sudah diserahkan sehari sebelumnya, dilanjutkan setelah sholat dzuhur berjemaah, dengan permainan bersama anak yatim dan dhuafa yang mondok di ponpes tersebut berupa pertanyaan pertanyaan tentang wawasan kebangsaan termasuk menyanyikan lagu lagu kebangsaan, dengan beberapa hadiah dari donasi beberapa anggota ASSB, setelah selesai permainan dilakukan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Bashori untuk lancar dan barokahnya semua kegiatan yang dilakukan ASSB kedepan diantaranya pembagian buku tulis untuk anak sekolah pinggiran, dan kegiatan kegiatan yang berwawasan kebangsaan yang juga merupakan visi misi ASSB yg mendukung gerakan pemerintah untuk melawan gerakan intoleransi dan anti radikalisme/anti Pancasila.

Acara kegiatan 17an selanjutnya mengikuti acara pengibaran Sang Merah Putih di Masjid Al Akbar pada tanggal 15 Agustus 2019 , lalu ditutup dengan mengikuti upacara penurunan Bendera Merah Putih di Grahadi dan Pesta Kuliner Untuk Rakyat pada tanggal 17 Agustus 2019 . (ID)
Wadah independen untuk Indonesia yang mandiri dan bermartabat, khususnya di bidang ekonomi ini mulai aktif melakukan sosialisasi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Lamongan.

Sementara terkait kunjungan perdana nya ke Lamongan, Edi menjelaskan bahwa Kota Soto ini merupakan tempat yang strategis untuk pengembangan DER. Selain memiliki produksi jagung yang melimpah, Lamongan juga kaya Perikanan, baik mentah atau olahannya.

Menurut dia perlu dikembangkan lebih jauh lagi, sehingga petani, nelayan, dan pelaku UMKM Lamongan tidak lagi mendapati komoditi barangnya dihargai dengan harga yang sangat murah, seperti yang dirasakan para petani tambak baru-baru ini.

“Kami akan menjadikan Lamongan sebagai trendsetter ekonomi rakyat, sehingga daerah-daerah lain, seperti Tuban, Bojonegoro, Gresik, Mojokerto, dan Jombang bisa mengikuti kemandirian ekonomi yang selama ini diperjuangkan oleh DER,” tandasnya.

Tujuan DER ingin menjadi wadah yang mengayomi masyarakat. Menjadikan masyarakat tidak lagi menjadi objek, tetapi subjek pelaku usaha yang bermartabat dan sejahtera.

Ketua Umum Dewan Ekonomi Rakyat, Achmad Edi Wahyudi memaparkan, DER akan membantu seluruh kebutuhan rakyat Indonesia dalam mewujudkan ekonomi mandiri, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, dan pelaku industri.

“Jadi di sini (DER), keanggotaannya berbasis kartu dan Android. Kedepan kita akan keluarkan kartu KERIS (Kartu Ekonomi Rakyat Indonesia Sejahtera). Jadi kartu ini sudah bisa menjadikam anggota DER itu memiliki banyak kelebihan,” ujar Edi di warung rakyat Alamanda, Lamongan, Sabtu (6/7/2019).

Menurut Edi, Dewan Ekonomi Rakyat juga sudah memiliki program untuk mewujudkan goal yang ingin dicapai. Program-program tersebut nantinya akan mengarahkan nelayan, petani, pelaku UMKM, dan pelaku ekonomi lainnya yang menjadi anggota untuk melek teknologi. Artinya, DER juga akan memfasilitasi modernisasi anggota dalam menjalankan usahanya di semua sektor.

Tidak hanya itu, DER juga akan menjalankan perannya dalam stabilisasi harga. Jika selama ini, komoditi ekonomi sering dimanfaatkan oleh kartel dengan sistem kapitalisnya, maka DER akan membantu masyarakat pelaku ekonomi dengan mengawasi, dan menentukan sikap, sehingga rakyat tidak dirugikan.

“Kita dengan DERMatrix Enterprise. Jadi bagaimana kita mengangkat pelaku-pelaku UMKM untuk kita tingkatkan kembali. Bahwa bicara UMKM bukan bicara hal yang remeh temeh, tapi bicara sesuatu yang besar. Karena UMKM adalah cikal bakal pengusaha yang besar. Kalau ini diadop, dilakukan bersama-sama, antara pusat dengan daerah, dan disupport oleh berbagai elemen, ini akan menjadi pelaku-pelaku industri yang luar biasa,” imbuhnya.

Tambah Ketua DER Lamongan, Harun Setiawan mengatakan Bahwa DER ( Dewan Ekonomi Rakyat) Pengurus DER Lamongan akan di Lantik Pada Bulan Agustus 2019, Yang mana akan di hadiri Dewan Pembina DER jendral TNI (Purn) DR.Moeldoko dan Hj. DR.BRA mooryati soedibyo, M.Hum. (Pram.f)
Apa itu SKTM? SKTM adalah singkatan dari Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan oleh Desa, adapun kegunaan SKTM ini sendiri sebagai pembantu keringanan biaya pengobatan di rumah sakit maupun sebagai persyaratan untuk mendapatkan dana bantuan keringanan biaya sakolah.

Adapun yang berhak mendapatkan SKTM ini hanyalah dari golongan yang tidak mampu sesuai BDT ( Basis Data Terpadu ) yang dikeluarkan oleh kementrian Dinas Sosial Wilayah setempat, Beda peruntukan juga beda dalam tata cara pengurusan SKTM ini.

Silahkan anda baca persyaratan dan tata cara pengurusan SKTM ini dengan teliti, agar tidak bolak-balik menyiapkan kelengkapan persyaratannya.

Persyaratan Administrasi : 1. Surat Pengantar dari RT setempat 2. Foto Copy KTP 3. Foto Copy KK 4. Surat pernyataan tidak mampu

Tata Cara Pengurusan SKTM biaya Rumah Sakit : 1. Datang langsung ke kantor kelurahan / Balai Desa Setempat dengan membawa kelengkapan tersebut diatas. 2. Ambil surat pernyataan miskin dan di tanda tangani yang bersangkutan dengan materai 6000, tanda tangan RT dan RW, tanda tangan kepala desa. 3. Datang ke kecamatan Setempat untuk minta tanda tangan ke pak camat. 4. Selanjutnya silahkan datang ke kantor Kementrian Dinas Sosial Daerah untuk meminta surat yang akan diberikan ke rumah sakit. 5. Berikan surat dari Dinsos tersebut ke Rumah Sakit yang merawat pasien.

14 KRITERIA MISKIN MENURUT STANDAR BPS : 1) Luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8m2 per orang 2) Jenis lantai tempat tinggal terbuat dari tanah/bambu/kayu murahan 3) Jenis dinding tempat tinggal dari bambu/ rumbia/ kayu berkualitas rendah/tembok tanpa diplester. 4) Tidak memiliki fasilitas buang air besar/ bersama-sama dengan rumah tangga lain. 5) Sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik. 6) Sumber air minum berasal dari sumur/ mata air tidak terlindung/ sungai/ air hujan. 7) Bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/ arang/ minyak tanah 8) Hanya mengkonsumsi daging/ susu/ ayam dalam satu kali seminggu. 9) Hanya membeli satu stel pakaian baru dalam setahun 10) Hanya sanggup makan sebanyak satu/ dua kali dalam sehari 11) Tidak sanggup membayar biaya pengobatan di puskesmas/ poliklinik 12) Sumber penghasilan kepala rumah tangga adalah: petani dengan luas lahan 500m2, buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan dan atau pekerjaan lainnya dengan pendapatan dibawah Rp. 600.000,- per bulan 13) Pendidikan tertinggi kepala rumah tangga: tidak sekolah/ tidak tamat SD/ tamat SD. 14) Tidak memiliki tabungan/ barang yang mudah dijual dengan minimal Rp. 500.000,- seperti sepeda motor kredit/ non kredit, emas, ternak, kapal motor, atau barang modal lainnya.

Keterangan ; Jika minimal 9 variabel terpenuhi maka suatu rumah tangga miskin. Semoga informasi ini bermanfaat dan menjadi pengetahuan bagi kita semua. (Fp)
Polres Lamongan dalam rangka memperjngati HUT Bhayangkara ke-73 di tahun 2019, menggelar festival band memperebutkan piala Kapolres Lamongan dengan tujuan # tolakkerusuhan Menuju Indonesia DAMAI. Tak tangung-tanggung, tak hanya tropi yang besar, selain itu hadiah buat para juara nya juga besar, juara 1 sebesar Rp. 5.000.000,- ; juara 2 Rp. 3.000.000,- dan juara 3 Rp. 1.500.000,- selain itu juga ada Juara Band Favorit serta best Perform Player.

Selain peserta dari kota soto saja ada 7 kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah diantaranya Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Jepara, magetan, Rembang dan Semarang ikut menyemarakkan festival band ini.

Sebanyak 29 grup band ambil bagian dalam adu skill perform di ajang festival band yang di gelar di alun-alun Lamongan pada Kamis (4/7/2019). Acara ini rencananya akan dibuka langsung Kapolres Lamongan AKBP Feby D.P Hutagalung, S.I.K, M.H yang kemudian menggelorakan bersama seluruh peserta untuk tolak kerusuhan menuju indonesia damai.

Dalam kontes itu, masing-masing peserta diwajibkan membawa 2 lagu yang 1 diantaranya wajib menyisipkan lirik tolak kerusuhan menuju indonesia damai. Sementara tiga juri disiapkan untuk menilai peserta saat tampil diatas panggung.

Ketua Panita Festival Andika Wildan menjelaskan, Dalam penampilan festival band ini diwajibkan bagi peserta untuk membawakan 2 lagu. Lagu yang dibawakan bebes all genre bertemakan tolak kerusuhan menuju Indonesia damai. Bila peserta membawakan lagu ciptaan sendiri lirik tidak boleh mengandung unsur sara dan pornografi, “ Jelas Andika Wildan Ketua Panitia Festival saat technical meeting di salah satu cafe di lamongan, Selasa (2/7/2019).

Di dalam acara nanti, peserta dilarang membuat keributan atau memprovokasi dan juga dilarang membawa obat-obatan terlarang, minuman keras ataupun benda tajam yang membahayakan lainnya pada saat tampil dan selama acara berlangsung.

“Jika peserta yang dinilai melanggar peraturan dan ketentuan yang berlaku, panitia berhak mendiskualifikasi peserta dan dinyatakan gugur, ” ujarnya.

Sedangkan dasar untuk penilaian ajang festival band, menurut Panitia , dasar penilaian meliputi atanara lain, peserta harus menampilkan performance aksi panggung, interaksi dan penampilan kostum. Peserta juga harus menampilkan skil atau kreatifitas dan improvisasi serta juga menjaga keharmonisan musikalitas dan aransemen yang kompak saat live perform.

Adapun pemenang dalam event musik tersebut yang di mulai dari pagi sampai malam hari, Juara 1 : D channel Band ; Juara 2 : X5 Band ; Juara 3 : Cherry Band. Band favorit : Baby Face Band, Best Player : Drum personil dari D channel band, Best Bass personil dari Baby Face, Best Gitar personil dari Energy Band, Best keyboard personil dari D Channel, Best Vokal personil dari X5 Band.

Banyak talenta muda yang luar biasa yang perform dalam event ini, Selamat untuk para juara di festival Kapolres cup Lamongan dalan rangka HUT Bhayangkara ke 73. (F2)
Page 1 of 3