Now playing

prameswara

prameswara

Menjelang hari raya Idul Adha tahun ini, permintaan sapi Qurban mengalami peningkatan, kondisi tersebut membuat harga sapi mengalami kenaikan. Salah satu pasar hewan di Lamongan sejak tiga pekan menjelang Idul Adha terdata peningkatan sapi masuk hingga 25%, sedangkan di hari biasa hanya kisaran 200 ekor kini menjadi 250 ekor bahkan harganya mengalami kenaikan 1 juta hingga 2 juta rupiah per ekor.

Di pasar hewan Tikung, kec. Tikung Kab. Lamongan, pihak pengelola pasar melakukan pencegahan penyebaran virus corona (covid-19) dengan penyemprotan disinfektan pada kendaraan pengangkut sapi dan menerapkan aturan wajib memakai masker kepada para pedagang dan pengunjung pasar.

Direktur perumda pasar Lamongan Suhartono mengatakan, menjelang hari raya Idul Adha jumlah sapi masuk mengalami peningkatan hingga 250 ekor bahkan hampir penuh, namun pembelinya menurun akibat pandemi covid-19 ini."Untuk sapi mengalami peningkatan, tapi pembelinya cenderung berkurang karena kondisi covid-19," ujar Suhartono minggu,(12/07/2020).

Suhartono menambahkan, untuk menghindari penularan Covid-19, Perumda Pasar juga melayani pembelian melalui aplikasi Pasar online Lamongan (POL)."Jika masih ragu atau takut datang langsung ke pasar hewan, masyarakat bisa membeli hewan qurban yang sesuai protokol kesehatan melalui aplikasi POL. Tidak hanya menjual hewan, seluruh kebutuhan bahan pokok lain juga tersedia," pungkasnya.(Fath Prames)
PrameswaraFM, Lamongan - memasuki Era kebiasaan baru atau New Normal covid-19, Palang Merah Indonesia (PMI) Lamongan menyalurkan bantuan Sprayer dan Wipol kepada beberapa pondok pesantren di Lamongan melalui Kemenag Lamongan. Pemberian bantuan tersebut dilakukan berbarengan dengan perayaan HUT Koperasi dan UMKM Nasional di gedung pertemuan KPRI HANDAYANI Dinas Pendidikan Lamongan pada Selasa (14/07/2020) kemarin.

Dinasti Aulia Hakim Staff Penanganan Bencana PMI Kabupaten Lamongan mengatakan PMI Lamongan memberikan bantuan kepada 11 pondok pesantren di Lamongan berupa sprayer dan wipol.

"kali ini PMI Lamongan memberikan bantuan kepada 11 pondok pesantren di Lamongan dan semua kegiatan yang dilakukan PMI Lamongan didukung oleh PMI Jawa Timur dan PMI pusat," ujar Dinasti pria berperawakan kekar ini.

Sementara Yitno Utomo Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Lamongan mengaku berterima kasih kepada PMI Lamongan, atas bantuan Sprayer dan Wipol kepada pondok pesantren di Lamongan.

" kami mengucapkan terima kasih yang seluas-luasnya kepada PMI Lamongan yang telah membantu beberapa pondok pesantren di Lamongan dalam rangka memasuki era new normal covid-19, " ujar Yitno.

Ditambahkan oleh Yitno bantuan dari PMI Lamongan berupa 31 unit Sprayer dan 186 Pcs Wipol diberikan kepada 11 pondok pesantren di Lamongan. " bantuan ini diberikan untuk 11 pondok pesantren di antaranya PP Sunan Drajat, PP Al Ishlah, PP Tarbiyatul Tholabah, PP Karangasem, PP Al Mizan, PP Fathul Hidayah, PP Al Fatah 2, PP Al Falahiyah, PP Walisongo, PP Darul Mustaghitsin, dan PP Al Mu'awanah," terangnya.

Yitno juga berharap dengan bantuan yang telah diterimakan dari PMI Lamongan dapat membawa manfaat, khususnya di lingkungan pondok pesantren.

" harapan kami bantuan ini bisa membawa manfaat dan maslahat khususnya di lingkungan pondok pesantren di Lamongan, juga kedepan semoga pondok pesantren lain diluar 11 pondok tersebut juga ada bantuan dari PMI Lamongan maupun pihak terkait," pungkasnya. (Fath Prames)
Dengan mengambil tema "Anggota sehat, Koperasi kuat, Ekonomi berdaulat, Peringatan HUT Koperasi ke-73 dan hari UMKM Nasional ke 5 hari ini, Selasa (14/07/2020) bertempat di ruang pertemuan KPRI HANDAYANI Dinas Pendidikan Lamongan.

Acara itu dihadiri oleh Bupati Lamongan, wakil Bupati Lamongan, Sekda Lamongan, Perwakilan Kapolres Lamongan, perwakilan Dandim 0812 Lamongan, tim GTTPC Lamongan, PMI Lamongan dan forkopimda Lamongan serta para anggota Koperasi dan pelaku UMKM di Lamongan.

Dalam peringatan HUT koperasi ke 73 dan hari UMKM nasional ke 5 kali ini, Bupati Lamongan Fadeli mengucapkan selamat dan sukses kepada koperasi di Lamongan atas kekompakan dan kebersamaan insan koperasi di Lamongan dan UMKM tangguh di Lamongan.

"Selamat dan sukses HUT ke 73 Koperasi dan hari UMKM Nasional ke 5 tahun 2020 ini, terimakasih atas kekompakam dan kebersamaan insan koperasi dan UMKM tangguh ditengah pandemi covid-19 ini," ujar Fadeli.

Selain peringatan HUT koperasi dan UMKM Nasional, dalam kesempatan itu juga Bupati Fadeli melaunching 5 koperasi dan 5 UMKM tangguh.

"Kami melaunching 5 koperasi tanggung dan 5 UMKM tangguh di Lamongan, yang tentunya tidak semata-mata tangguh secara fisik melainkan tangguh kesehatan dan kemampuannya," terang Fadeli.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan usaha mikro Kabupaten Lamongan Agus Suyanto mengatakan akan menertibkan Koperasi yang belum berizin di Lamongan.

"Nantinya akan ada sistem pengawasan dari dinas koperasi dengan satgas yang bertugas menertibkan," pungkas Agus. (Fath Prames)
Prameswara FM, Lamongan - Memasuki tahun ajaran baru 2020/2021 tahun ini, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya , pasalnya ditahun ini hampir seluruh dunia sedang berada dalam masa pandemi virus Corona (Covid-19). Tidak hanya sektor Ekonomi dan Kesehatan saja yang terdampak, dunia pendidikan pun ikut terdampak.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan kebudayan (Mendikbud) Nadiem Makarim, telah menegaskan bahwa tahun ajaran baru 2020/2021 tetap akan dimulai pada 13 Juli 2020.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Lamongan Drs. H. Shodikin, M.pd mengatakan bahwa Disdik kabupaten lamongan mengikuti kebijakan dari Kemendikbud.

“ Tanggal 13 Juli hari ini adalah awal tahun ajaran baru 2020/2021, tetapi tahun ajaran baru tidak identik dengan hari awal masuk sekolah secara faktual, jadi kalo Kemedikbud mengisyaratkan daring, yah kita daring,” ujar Shodikin, Senin (13/07/2020).

Shodikin juga berpesan kepada para Murid dan Guru, di era pandemi seperti ini tidak mengurangi semangat belajar dan lebih familiar dengan teknologi digital.

“kepada siswa dan guru yang mulai masuk sekolah, kami sampaikan selamat dan sukses, mudah-mudahan di era pandemi seperti ini tidak mengurangi semangat belajar dan menjadikan mereka lebih familiar dengan teknologi digital,” pungkasnya. (Fath Prames)
Pandemi virus Corona (COVID-19) secara global sangat berdampak pada hampir semua sektor, salah satu sektor yang terdampak sangat besar adalah sektor ekonomi. Hal itu mendorong pelaku Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) dan industri rumahan di Lamongan untuk kreatif dan inovatif. Seperti yang sudah dilakukan oleh beberapa kelompok masyarakat di Lamongan, salah satu gagasan ibu-ibu PKK di Lamongan ini memanfaatkan pelepah atau debog pisang untuk dijadikan bahan kerupuk dan daun kelor dijadikan bahan nastar. Pemaparan proses pembuatan kerupuk dan nastar itu disampaikan ibu-ibu PKK melalui dialog interaktif Talkshow radio Prameswara FM pada Jum’at (10/7/2020).

Dengan mengambil tema “Strategi meningkatkan ekonomi UMKM di tengah pandemi Corona ” acara itu menghadirkan M. Zamroni, Ssos, Msi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten (Disperindag) Lamongan dan beberapa pelaku UMKM di Lamongan sebagai narasumber. Turut pula hadir dalam talksow tersebut Ketua Kadin Lamongan Bapak Ismed Jauhar.

"Di tengah Pandemi seperti sekarang ini peran Kadin Lamongan selain menjadi Partner UMKM juga menjadi motivator bagi para pelaku UMKM, agar mereka terus bergerak berkembang dan meningkat. Pada kondisi sekarang ini banyak pengusaha yang mengalami penurunan bahkan gulung tikar, kami mendengarkan itu ngeri, sehingga kami mencoba Kadin di Lamongan yang dipimpin oleh Pak Ismed jauhar ini akan terus melakukan beberapa aktivitas yang membantu pemerintah khususnya Disperindag Lamongan untuk Bagaimana UMKM industri perdagangan ini terus bisa berkembang bahkan tidak hanya tingkat kabupaten saja tapi juga regional dan sampai tingkat nasional," Ujar Budi Santoso Pengurus Kadin Lamongan Bidang Industri dan Perdagangan.

hadirnya 5 pelaku UMKM dalam dialog interaktif Radio, ini menunjukkan optimisme para pelaku UMKM khususnya di bidang kuliner yang terus meningkat setiap tahunnya di Lamongan yang sebagian besar pelaku UMKM tersebut menggunakan pola pemasaran Online.

Sementara itu Kepala Disperindag Lamongan M.Zamroni berharap dengan telah dibukanya tempat-tempat pariwisata di Jawa Timur dan Lamongan secara bertahap ini, para pelaku UMKM bisa memanfaatkannya untuk kebangkitan produk-produk dari UMKM agar terus bersaing di pasar global.

“Dengan telah dibukanya tempat pariwisata, ini kesempatan bagi para pelaku UMKM untuk memanfaatkan peluang pasar dengan menjual produk unggulan mereka, sehingga nantinya menjadi pusat oleh-oleh, ” pungkas Zamroni.(Fath Prames)
Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan memusnahkan sejumlah barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Selain memusnahkan uang palsu, mereka juga memusnahkan beberapa barang bukti lainnya, seperti narkoba dan minuman keras.

Kepala Kejari Lamongan Agus Setiadi mengatakan pemusnahan uang palsu senilai Rp. 304 juta dari 1 perkara yang sudah mendapat putusan tetap atau inkracht dari pengadilan.

"Uang palsu yang kami musnahkan ini sejumlah Rp 304 juta dari 1 perkara yang sudah mendapatkan putusan tetap dari pengadilan," ujar Agus Setiadi, Rabu (8/7/2020).

Selain pemusnahan uang palsu, barang bukti lain yang dimusnahkan di halaman kantor Kejari Lamongan diantaranya pil dobel L 8390 butir, tuak 244,5 liter, arak 121 liter serta bir 19 botol.

Agus menyebutkan, seluruh barang bukti yang kami musnahkan berasal dari perkara mulai dari bulan September 2019 hingga Juni 2020.

“Saat pemusnahan kami juga didampingi oleh Ketua Pengadilan Negeri Lamongan, kemudian ada pak Kasat Narkoba, ada dari Reskrim juga, kemudian Satpol PP dan juga dari Dinas Kesehatan Lamongan,”pungkasnya. (Fath Prames)
Manajemen RSUD dr. Soegiri Lamongan terhitung sejak hari senin sampai rabu hari ini (08/07) telah memberikan pelayanan Rapid test gratis bagi Camaba di Lamongan untuk persyaratan UTBK.

"Rapid test ini sesuai arahan pak Bupati yang ditujukan untuk pelajar Lamongan yang memerlukan persyaratan UTBK," ujar wakil direktur pelayanan dan penunjang RSUD dr. Soegiri Lamongan dr. Tulus Pujianto.

Ditambahkan oleh dr. Tulus untuk persyaratan Rapid test gratis ini adalah memiliki KTP Lamongan, bagi siswa yang ingin melakukan tes UTBK dan santri yang akan kembali ke pondok serta harus menyertakan surat keterangan tidak mampu dari Kepala Desa atau kecamatan setempat.

"Kami berharap dengan telah dilakukan Rapid test gratis ini, para peserta agar lebih lancar dalam mengikuti ujian UTBK, karena sudah tidak terbebani persyaratan Rapid test," pungkasnya.

Selama tiga hari pelaksanaan Rapid test di RSUD dr. Soegiri Lamongan antusiasme peserta sangat luar biasa, terbukti total selama tiga hari pelaksanaan jumlah peserta yang mengikuti Rapid test sekitar 700 peserta. (Fath Prames)

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Lamongan terus berupaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dalam konferensi pers yang digelar oleh Tim GTPPC Lamongan di Pendopo Lokatantra, Senin (6/7/2020).

Bupati Lamongan, Fadeli dalam sambutannya menyatakan bahwa Lamongan masih berada pada fase kelima tahapan menuju normal baru. Seperti diketahui, untuk menuju normal baru harus melalui lima tahapan yakni prakondisi, timing, prioritas, tahap koordinasi pusat dan daerah, serta monitoring dan evaluasi.

"Lamongan masih dalam tahap untuk terus berupaya mengevaluasi kesiapan masyarakat menuju normal baru," ucap Fadeli.

Selain itu, Bupati Fadeli juga memerintahkan agar terus dilakukan tracing, screening sebanyak-banyaknya, agar tidak ada satu pun penderita covid yang terlewatkan. Terkait pembukaan tempat-tempat wisata, Bupati Fadeli menyatakan bahwa Lamongan sudah siap membuka dengan syarat pemberlakuan rambu-rambu dan protokol kesehatan, serta pembatasan.

Selain itu, terkait test rapid bagi mahasiswa dari Lamongan, Bupati menyatakan bebas bagi yang tidak mampu, serta bagi yang berbayar biaya disesuaikan.(Fath Prames)
Rasi Fm - Pos pendakian Cemoro Sewu di KabupatenMagetan menerima laporan adanya satu pendaki dilaporkan meninggal di sekitar puncak Gunung Lawu. Asper BKPH Lawu Selatan Marwoto mengatakan, satu pendaki yang tewas ditemukan oleh anggota tim relawan PGL. Belum diketahui identtas orangyang meninggal ditemukan di kawasan puncak gunung Lawu. “Ada informasi juga ada orang meninggal di atas. Belum ada kepastian karena yang diatas belum turun,” ujarnya Senin (06/07/2020).

Sementara satu pendaki dilaporkan terpisah dari rombongan atas nama Andi Sulistyawan (18) warga Kabupaten Karang Anyar , Jawa Tengah. Andi Sulistyawan yang mendaki puncak Lawu pada Sabtu (04/07) dilaporkan terpisah oleh ke 5 rekannya Senin pagi. “ Ada kelompok rombongan dari Cemoro Sewu 6 orang, yang 5 orang sudah turun yang 1 terpisah,. Masih dalam pencarian semoga yag satu ini selamat,” imbuhnya.

Saat ini KPH Lawu DS telah menurunkan tim Sar melalui Pos Cemoro Sewu dan Tim Sar dari Jawa Tengah melalui Pos Cemoro Kandang juga telah diturunkan untuk melakukan upaya evakuasi korban meninggal dan pencarian satu pendaki yang terpisah dari rombongan mengingat lokasi kejadian ditemukan orang meninggal berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah.

Hingga Senin sore aktifitas pendakian di Pos Cemoro Sewu masih berjalan seeprti biasa.“ Relawan dari kami 6 orang sudah diterjunkan, dari petugas cemoro kandang juga sudah diturunkan termasuk dari kepolisian karena TKP orang meninggal di Jawa Tengah” ucap Marwoto.(DmS)
Prameswara FM, Lamongan - Setelah ditutup selama 3 bulan karena wabah pandemi COVID-19, Wisata Bahari Lamongan (WBL) akan kembali dibuka 11 Juli mendatang.

Direktur Wisata Bahari Lamongan (WBL) Aris Wibawa membenarkan jika WBL akan kembali beroperasi, tetapi hanya sebagian saja yang beroperasi.

"Dari sebanyak 43 wahana wisata yang tersedia, hanya separuh yang akan dioperasionalkan,’’ Ujar Aris Wibawa Senin(06/07/2020).

Selain membatasi jumlah wahana yang dibuka, menurutnya, karyawan yang akan bekerja juga dibatasi. Dari sekitar 550 karyawan yang ada, akan dibagi menjadi dua. Mereka masuk secara bergantian dan menerapkan sistem satu hari kerja, satu hari libur. Adapun wahana wisata yang akan beroperasi sementara yang dinilai yang menjadi favorit kunjungan lebih dulu. Secara bertahap, lambat laun akan dibuka keseluruhan setelah dievaluasi.

Aris menambahkan, untuk jumlah kunjungan wisatawan juga dibatasi. Hal ini dilakukan demi pencegahan dan keselamatan pengunjung dari ancaman tertular COVID-19. Pengawasan terhadap pengunjung, juga akan dilakukan secara ketat. Setiap pengunjung diwajibkan memakai masker, mencuci tangan di sejumlah fasilitas yang sudah disediakan, termasuk juga menjalani tes suhu tubuh saat pengunjung antre di loket pembelian tiket masuk.

"Semuanya diatur dengan mematuhi aturan protokoler kesehatan. Termasuk karyawan, selama bekerja mereka menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, terutama sarung tangan dan pelindung wajah. Setiap wahana yang dibuka, setiap hari juga disemprot disinfektan," pungkasnya.(Fath Prames)
Page 1 of 10