Now playing

Rate this item
(0 votes)

AKSI SOLIDARITAS ALIANSI LAMONGAN MELAWAN DIKEMAS DALAM SENI TEATRIKAL

Published October 13, 2020
PrameswaraFM Lamongan – Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Lamongan Melawan (ALM) yang terdiri dari GMNI, HMI, IMM, FORNASMALA serta Gerakan Rakyat Melawan (GRM) menggelar aksi solidaritas untuk para aktivis yang mendapatkan tindakan represif aparat saat aksi tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di beberapa daerah di Indonesia beberapa hari lalu. Mereka menuntut agar aparat menghentikan tindakan represif saat mengamankan demonstrasi.

Aksi damai tersebut berlangsung di simpang empat Jl. Basuki Rahmat Kantor DPRD Lamongan, Senin (12/10/2020)sore hingga malam.

Selain berorasi, massa aksi juga menyampaikan aspirasi mereka melalui aksi teatrikal yang menggambarkan kembali tindakan represif aparat saat pengamanan demonstrasi UU Cipta Kerja. Tak hanya itu saja, massa aksi secara bersamaan juga menyanyikan lagu Syukur, Ibu Pertiwi serta Gugur Bunga.

"Pada aksi penolakan UU Cipta Kerja beruntun mulai sejak tanggal 6 - 8 Oktober diberbagai daerah di Indonesia. Namun dalam aksi tersebut, ada beberapa dari massa aksi yang mendapat tindakan represif dari pihak kepolisian bahkan ada banyak penangkapan yang di lakukan oleh pihak kepolisian. Selain tindakan represif, pihak kepolisian juga melakukan penangkapan secara sepihak dari beberapa massa aksi," ungkap Amir Mahfut, Korlap Aksi.

Dalam aksi tersebut, puluhan massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Lamongan Melawan menyampaikan tiga poin pernyataan.

Pada poin pertama, Aliansi Lamongan Melawan mengecam tindakan represif terhadap massa aksi dan tim paramedis.

Poin kedua, menuntut pembebasan massa aksi yang ditangkap saat aksi tolak UU Cipta Kerja, tanpa tuduhan yang berdasar di seluruh wilayah Indonesia.

Poin ketiga, “kepada pihak Kepolisian Republik Indonesia, bahwa ada anggota kepolisian yang menyamar sebagai anggota massa aksi untuk melakukan tindakan provokatif dan penangkapan dengan sengaja menggunakan pola kekerasan," pungkas Amir. (Fath)
Read 70 times